Ketua KPK Menjawab Fahri Hamzah 'tersangka kok dibelain' - FOCUS WORD

Breaking

FOCUS WORD

Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini

inembet

Post Top Ad

Post Top Ad

Bolahok88

Rabu, 15 Maret 2017

Ketua KPK Menjawab Fahri Hamzah 'tersangka kok dibelain'

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo membantah tudingan adanya konflik kepentingan dalam pengungkapan korupsi mega proyek e-KTP yang disampaikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Selain menuding ada kepentingan, Fahri juga meminta agar Agus mundur dari jabatannya.


Fahri menuding jika Agus diduga memiliki peran besar dalam perencanaan dan pengaturan pemenang tender proyek e-KTP saat menjabat Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).

Menanggapi itu, Agus mengatakan, jika yang disampaikan Fahri bisa dibuktikan di pengadilan. Agus membantah dengan mengatakan dirinya tidak pernah melobi siapapun dalam proyek e-KTP.

"Kita buktikan di pengadilan, saya tidak mau berpolemik di media massa seperti ini. Tapi janji saya itu semuanya tidak terjadi. Saya tidak pernah melobi orang, itu semua tidak terjadi. Jadi yakinlah itu," tegas Agus kepada wartawan di Auditorium Perbanas Institute, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (15/3).

Tudingan Fahri yang mengatakan Agus mengetahui detil perencanaan, pengaturan dan pengawasan anggaran e-KTP serta ikut melobi salah satu konsorsium BUMN dalam kasus tersebut juga dibantah Agus.

"Nggak tahu konsorsium berapa yang ikut, saya juga nggak tahu. Jadi itu semua nggak terjadi," imbuh Agus.

Agus juga mengaku bersedia hadir di persidangan jika kesaksiannya dibutuhkan. Agus menyanyangkan setiap kali ada tersangka kasus korupsi justru dibela. Pembelaan terhadap koruptor Agus katakan tidak tepat.

"Kalau saya misalnya perlu dipanggil di pengadilan saya siap. Memberikan kesaksian itu dan yang kemudian saya pesan begini, setiap kali ada tersangka kasus korupsi kok dibelain itu mungkin ya kurang tepat ya," tutur Agus.

Agus mengajak untuk bersama-sama memberantas korupsi dan jangan menghalangi upaya KPK dalam memberantas korupsi.

"Mari kita hilangkan korupsi dari negara kita lah, langkah-langkah KPK kemudian jangan dihalangi seperti itu," jelas Agus.

Terkait sidang kedua kasus korupsi e-KTP yang akan di gelar besok Kamis, (16/0), Agus belum bisa memastikan siapa tersangka barunya. Agus meminta agar menunggu gelar perkara saja. Pun demikian Agus memastikan akan ada tersangka baru.


"Ya kita masih nunggu gelar, kalau itu (tersangka baru.red) tapi pasti ada," ungkapnya.

sumber : Merdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

TOGELHOK88