Polisi Tangkap Ratna di Dalam Pesawat karena Tak Ingin Kasus Rizieq Terulang - FOCUS WORD

Breaking

FOCUS WORD

Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini

inembet

Post Top Ad

Post Top Ad

Bolahok88

Kamis, 04 Oktober 2018

Polisi Tangkap Ratna di Dalam Pesawat karena Tak Ingin Kasus Rizieq Terulang


Polisi langsung bergerak cepat menangkap aktivis Ratna Sarumpaet di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Kamis (4/10). Ratna sedianya akan bertolak ke Santiago, Chile, menggunakan pesawat Turkis Airlines.


Tak mau kecolongan seperti kasus pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, polisi memutuskan menangkap Ratna sesaat akan terbang.

Ratna telah dicegah berpergian ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

"Kita tidak mau permasalahan seperti Habib Rizieq berulang, kabur ya kan," kata Kasubdit Jatanras, AKBP Jerry Siagian saat dikonfirmasi lewat pesan singkat.

Ratna Sarumpaet menjelaskan kronologi penangkapan dirinya oleh pihak kepolisian dan Imigrasi Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng. Dia ditangkap saat berada di dalam pesawat.

Menurut Ratna, pesawat yang akan membawanya ke luar negeri sudah siap untuk berangkat. Namun sejumlah petugas masuk dan langsung memintanya turun.

"Saya sudah masuk pesawat, pesawat mau siap jalan, tapi para awak imigrasi datang dan meminta saya keluar karena ada perintah dari kepolisian," kata Ratna dalam wawancara eksklusif kepada TV One, Kamis (4/10).


Ratna mengaku akan berangkat ke Santiago, Chile, melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Ratna, pihak Imigrasi yang memintanya keluar mendapat perintah dari kepolisian.

"Mereka dapat perintah dari atasan, Ibu Ratna tidak boleh meninggalkan Indonesia," kata Ratna.
Saat ini Ratna telah tiba di Polda Metro Jaya menumpang mobil polisi.

Polisi menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka. Status hukum tersebut yang menjadi alasan pencegahan Ratna ke luar negeri.

"Sudah. Dia sebagai tersangka. Karena dia akan ke luar negeri, kami tangkap," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto kepada CNN Indonesia TV, Kamis (4/10).
Setyo menjelaskan status hukum yang menjerat Ratna berkaitan dengan kebohongan yang telah menghebohkan publik sebelumnya.

"Kasus kebohongan kemarin," kata Setyo tanpa merinci lebih lanjut.


sumber : www.cnnindonesia.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

TOGELHOK88